Perjalanan hidup bukan melulu tentang cita dan cinta tapi juga pedih dan perih. Kehidupanku penuh cinta penuh cita tapi tak lepas dari perih dan pedih...
Selama hidupku, aku bukan fakir cinta. sampai umur 22 tahun, sudah 7 laki-laki yang pernah merasakan cintaku, termasuk yang menjadikanku sephia nya maupun yang menjadi sephia ku.
Ada beberapa yang kenangannya masih tersimpan, sulit untuk dilupakan walau sudah dikubur dalam inti bumi sekalipun.
Ada suka, ada duka, ada tawa, ada tangis, Cintaku berwarna-warni.
Pacar kedua ku, ganteng. Saking gantengnya bikin dia gampang deketin cewek. Dan bejatnya, dia deketin cewek se geng yang akhirnya bikin saling ga enakan antar geng cewek itu. Aku deket sama sahabat ku sekarang juga karena dia. Kita sama-sama pernah merasakan siraman rayuan mautnya. Digombalin saat jatuh, dicuekin saat tinggi, dia pintar memanfaatkan waktu dan perasaan pasangannya. membuat kami, para mantannya susah untuk melupakan sifat manja dan cuek nya. 2 hal yang berlawanan yang membuat melayang.
Saat ini, kami hanya say hello. Tanpa ada basa-basi. Tanpa ada tapak kilas masa lalu. semua lewat begitu saja. senyum nya pun hanya terukir dalam angan, sulit membuat nya nyata. Apa kabarmu saat ini pria yang memanggilku "bhy"?
Pacar ke tiga ku, hmmm, apa bisa aku menyebutmu pacar? kamu yang punya pacar tapi membuatku merasa menjadi pacarmu. SEPHIA. ya, aku memang cuma sephia saat itu, tapi itu hal terindah yang pernah ada dalam hidupku. Pacaran layaknya artis hollywood yang selalu sembunyi-sembunyi takut ada paparazi. Dateng ke bioskop saat bioskop sudah mulai mematikan lampu, dan keluar bioskop saat film belum selesai atau menunggu bioskop sepi. Takut ketauan. Disitu tantangannya, tantangan menjadi sephia. Tantangan mengorbankan status demi kebahagiaan. Hai, sudah berapa anakmu sekarang?
Pacar ku yang entah urutan keberapa. Temen satu band. Iya dulu aku vokalis band. Band kamar mandi. Bersamanya berasa dunia nggak penting. Oksigen pun terasa tak perlu jika ada dia disampingku. Jalan kaki sejauh apapun terasa dekat. Naik motor dengan kondisi hujan deras dan ingin mendera terasa hangat. Apapun, jika bersamanya semua akan terasa surga. Aku yang bodoh, meninggalkannya demi mantan ganteng yang memanggilku "bhy". Bodoh!
Menginjak kedewasaan dalam menjalani kehidupan, kujatuhkan hatiku pada seorang pria beda keyakinan dan akhirnya harus terbunuh oleh batasan norma dan keyakinan. Dekat selama hampir setahun dan akhirnya ganti status di sebuah restoran Mall di Malang membuat dunia jatuh untuk kesekian kalinya. Cerita cinta ini yang paling menguras air mata, membuat drama persahabatan, keluarga, serta kasih menjadi sangat rumit. Penghianatannya dengan membuat istilah "adik-kakak" dengan salah satu perempuan lain. Karma. Mungkin inilah perasaan perempuan yang memiliki pacar ber-sephia. Aku tau rasanya dikhianati terang-terangan. Aku sangat tau bagaimana rasanya sayatan luka yang diteteskan air jeruk nipis di atasnya. Bagaimana indahnya cinta terselubung kalian, adik-kakak yang menjadi kekasih? Bahagiakah kalian sekarang setelah bertahun-tahun sembunyi dalam status adik-kakak? Semoga...
Pacarku yang terakhir namun semoga bukan yang paling akhir, 4 tahun lebih tua. Bertemu dalam kelamnya cinta beda keyakinanku. Menyembuhkan dengan kata-kata indah dan bijak yang keluar dari mulut dewasnya. Luluh dan terobati itu pasti. Mencoba mencintainya dengan tulus dan berakhir dengan satu komitmen pernikahan indah walaupun percintaan itu berjudul Long Distance Relationship. LDR bukanlah soal jarak tapi soal keteguhan dan keyakinan serta kepercayaan. Bukan hanya jarak, tapi waktu berkomunikasi pun menjadi faktor utama penyebab lunturnya komitmen yang telah terukir indah. Seperti kata orang, kalau jodoh tak akan kemana. Kalau tak jodoh maka dimana? Dia nyata tapi semu. Nyata berada di depan mataku namun tak ada di dalam hatiku. Indah bukan di luar namun terpancar dari dalam, itu pesan dariku untukmu, wahai lelaki motivatorku...
Menelaah lebih jauh, ternyata hanya dia yang masih tersimpan rapih dalam ingatan. semua kenangan semua perih semua indah yang memberikanku arti cinta memberi tanpa harus menerima. Memberi indah walau harus menerima sakit. Merelakan dengan yang memberi lebih. Mengulas senyum diantara air mata.
Untukmu yang sekarang berbahagia dengannya, nikmatilah cinta kalian dengan segala daya yang kalian punya. Dan biarlah kebodohanku yang menenggelamkanku. Seperti pada akhirnya, cinta tak pernah salah. Hanya kita yang salah mempercayai cinta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar